Zat adiktif dan psikotropika atau sering disebut NAPZA adalah zat atau obat, baik yang berasal dari tanaman , sintetis, atau semisintesis yang dapat mengakibatkan penurunan kesadaran dan menimbulkan ketergantungan. Zat adiktif dan psikotropika biasa digunakan dalam kedokteran untuk pengobatan.
Zat adiktif dan psikotropika banyak terdapat disekitar kita. Misalnya rokok , kopi, minuman beralkohol dan narkoba (narkotika dan obat-obat berbahaya).
Belakangan ini NAPZA mulai beredar ke seluruh penjuru dunia dan mulai banyak terjadi penyalahgunaan NAPZA. Padahal penggunaan NAPZA diluar pengawasan dokter sangat berbahaya bagi tubuh manusia, karena dapat mempengaruhi sistem saraf manusia sehingga juga dapat menimbulkan perubahan perilaku bahkan bisa terkena AIDS.
Penyalahgunaan NAPZA juga dapat menimbulkan ketagihan. Ketagihan adalah gejala untuk terus-menerus memakai atau menggunakan karena sangat membutuhkan. Ketagihan merupakan gejala fisik dan mental yang ditandai dengan tubuh terasa sakit antara lain sembelit, muntah-muntah, kejang-kejang, dan badan mengigil pada saat tidak memakai atau pengguaan NAPZA dihentikan. Jika sudah parah , ada yang menjerit-jerit histeris, mengigit jari, dan berperilaku seperti orang gila. Keadaan seperti ini dikenal dengan nama sakau.
Zat adiktif dan psikotropika banyak terdapat disekitar kita. Misalnya rokok , kopi, minuman beralkohol dan narkoba (narkotika dan obat-obat berbahaya).
Belakangan ini NAPZA mulai beredar ke seluruh penjuru dunia dan mulai banyak terjadi penyalahgunaan NAPZA. Padahal penggunaan NAPZA diluar pengawasan dokter sangat berbahaya bagi tubuh manusia, karena dapat mempengaruhi sistem saraf manusia sehingga juga dapat menimbulkan perubahan perilaku bahkan bisa terkena AIDS.
Penyalahgunaan NAPZA juga dapat menimbulkan ketagihan. Ketagihan adalah gejala untuk terus-menerus memakai atau menggunakan karena sangat membutuhkan. Ketagihan merupakan gejala fisik dan mental yang ditandai dengan tubuh terasa sakit antara lain sembelit, muntah-muntah, kejang-kejang, dan badan mengigil pada saat tidak memakai atau pengguaan NAPZA dihentikan. Jika sudah parah , ada yang menjerit-jerit histeris, mengigit jari, dan berperilaku seperti orang gila. Keadaan seperti ini dikenal dengan nama sakau.
1. Ciri-ciri umum dan perubahan perilaku pengguna narkoba sesudah mulai bereabagai berikut :
a. Suka menyendiri
b. Melalaikan tanggung jawab
c. Emosional
d. Sering membangkang
e. Kata-katanya tidak dapat dipercaya
f. Pola tidur tidak wajar dan gemar tidur di pagi hari
g. Malas mengurus diri sendiri
h. Sensitif , mudah tersinggung, dan mudah marah
i. Berjalan sempoyongan karena gangguan koordinasi saraf pusat
j. Bertindak sesuka hati
k. Gemar mencuri dan menjual barang – barang berharga
l. Dijauh teman
m. Prestasi sekolah anjlok, suka membolos , dan keluar pada jam pelajaran
2. Gangguan fungsi organ yang diakibatkan oleh narkoba sebagai berikut :
a. Opium
- Mengakibatkan otot layu
- Ingatan menjadi lemah
- Nafsu makan menjadi menurun
- Kedua mata mengalami sianosis
b. Morfin
- Mengakibatkan pendarahan hidung
- Muntah berulang – ulang
- Mengalami kelemahan diseluruh tubuh
- Kekeringan di mulut
- Menimbulkan frustasi pada pusat pernapasan
- Dapat menimbulkan koma
- Dapat menimbulkan kematian
c. Heroin
- Mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa
- Kelemahan fisik yang cukup parah
- Hilang nafsu makan
- Insomnia & terus-menerus dihantui mimpi buruk
d. Kokain
- Mengakibatkan pemborokan selaput lendir hidung
- Tembusnya dinding antara kedua kuping hidung
e. Amfetamin
- Mengakibatkan lesu
- Mengakibatkan stres
- Denyut jantung cepat
- Tidak mampu berelaksasi
f. Ganja
- Mengakibatkan insomnia
- Lemah ingatan dan bodoh

0 komentar:
Posting Komentar