...Selamat Datang di Blog TarQ Green Lover... Mari Kita Ciptakan Lingkungan yang Hijau, Bersih dan Sehat...

Minggu, 29 Januari 2012

Zat Adiktif dan Psikotropika

    Zat adiktif dan psikotropika atau sering disebut NAPZA adalah zat atau obat, baik yang berasal dari tanaman , sintetis, atau semisintesis yang dapat mengakibatkan penurunan kesadaran dan menimbulkan ketergantungan. Zat adiktif dan psikotropika biasa digunakan dalam kedokteran untuk pengobatan.
     Zat adiktif dan psikotropika banyak terdapat disekitar kita. Misalnya rokok , kopi, minuman beralkohol dan narkoba (narkotika dan obat-obat berbahaya).
    Belakangan ini NAPZA mulai beredar  ke seluruh penjuru dunia dan mulai banyak terjadi penyalahgunaan NAPZA. Padahal penggunaan NAPZA diluar pengawasan dokter sangat berbahaya bagi tubuh manusia, karena dapat mempengaruhi sistem saraf manusia sehingga juga dapat menimbulkan perubahan perilaku bahkan bisa terkena AIDS.

Kapal Pesiar Costa Concodria Karam

     Masih ingatkah anda dengan tragedi kapal Titanic yang tenggelam ? Sabtu lalu kapal pesiar Costa Concodria menabrak batu karang di pantai Tuscan, Italia. Kapal pesiar ini adalah kapal termewah didunia sesudah kapal Titanic. Fasilitas super mewah pun lengkap didalamnya. Kapal mewah ini berkapasitas 4000 penumpang.
          Di malam waktu setempat, penumpang kapal pesiar ini dikejutkan dengan mendadaknya gangguan listrik disaat penumpang sedang makan malam.  Lewat pengeras suara , kapten kapal pesiar mengatakan bahwa ia menghimbau penumpang agar segera menggunakan pelampung dan segera mendekat ke sekoci untuk menyelamatkan diri. Sedangkan kapal ini sudah miring 20 derajat.

Seperlima Gletser Himalaya Mencair

Sebanyak seperlima gletser di Himalaya telah menyusut karena mencair dalam kurun 30 tahun terakhir. Rinciannya antara lain, 21 persen gletser di Nepal dan 22 persen gletser di Butan mencair.

Fakta itu merupakan hasil penelitian International Center for Integrated Mountain Development (Icimod), sebuah organisasi yang berbasis di Kathmandu, Nepal. Sebanyak 3 laporan menyangkut hasil riset tersebut dipresentasikan pertama kali di UN Climate Talk di Durban, Afrika Selatan, Minggu (4/12/2011).

Emisi Karbon Menunda Zaman Es

Luke Skinner, ilmuwan dari Universitas Cambridge, berdasarkan hasil penelitiannya menyatakan bahwa zaman es selanjutnya akan berlangsung dalam waktu 1.500 tahun mendatang. Namun, oleh karena emisi CO2, zaman es itu mungkin akan tertunda.

"Dalam level CO2 saat ini, bahkan jika emisi dihentikan saat ini juga, kita akan memiliki masa interglasial (antar-zaman es) yang panjang ditentukan oleh proses apa pun yang menurunkan level CO2 kita," jelas Skinner.

Pesawat Antariksa Pribadi

            Selain pesawat pribadi, ada orang yang ingin memiliki pesawat antariksa pribadi, setiap saat bisa melayang ke ruang angkasa untuk menikmati indahnya bulan dan bintang. Pada umumnya mahalnya pesawat antariksa ada pada bahan bakarnya. Biasanya meluncurkan satu kali roket, harus merogoh biaya BBM sebesar US$ 100 juta. Insinyur AS, Leik Myrabo ternyata memiliki ide baru yakni tanpa penggunaan BBM.
            Myrabo senantiasa berupaya pada penelitian gelombang mikro. Ia merencanakan penggunaan laser permukaan ditembakkan ke arah bagian dasar pesawat antariksa berbobot ringan, bisa menimbulkan Explosive plasma, sehingga melontarkan pesawat antariksa ke atas. Diprediksi pada 2025, modal dengan cara baru ini hanyalah 1/1000 daripada yang sekarang.


sumber : www.untukku.com
 
...Terimakasih Anda Telah Mengunjungi Blog Kami...